DLANGGU – Sebagai upaya membentengi siswa dari pengaruh negatif pergaulan, SMPN 1 Dlanggu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kenakalan Remaja yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan menghadirkan narasumber ahli dari Penyuluh KB (Keluarga Berencana) Kecamatan Dlanggu.
Edukasi Dini untuk Masa Depan Gemilang
Masa remaja adalah masa transisi yang penuh tantangan. Dalam sosialisasi ini, tim Penyuluh KB memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek kenakalan remaja, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Materi yang disampaikan bertujuan untuk membuka wawasan siswa agar mampu membedakan pengaruh baik dan buruk di lingkungan mereka. Tidak hanya soal larangan, para siswa juga dibekali dengan strategi ketahanan diri dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari pembentukan karakter remaja yang berkualitas.
Interaksi Aktif Seluruh Siswa
Kegiatan berlangsung sangat interaktif. Siswa kelas 7, 8, dan 9 tampak antusias mengikuti jalannya sesi tanya jawab. Banyak dari mereka yang berkonsultasi mengenai cara mengelola tekanan teman sebaya (peer pressure) dan cara membangun pola komunikasi yang sehat dengan orang tua maupun guru.
“Remaja adalah aset bangsa. Melalui kolaborasi dengan Penyuluh KB Kecamatan Dlanggu ini, kami ingin memastikan siswa-siswi SMPN 1 Dlanggu memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri mereka sendiri dan fokus pada prestasi,” ungkap perwakilan sekolah di sela-sela acara.
Komitmen Sekolah Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen SMPN 1 Dlanggu dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dari perilaku menyimpang. Dengan adanya bekal ilmu dari para penyuluh, diharapkan seluruh siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab.