DLANGGU – Memasuki penghujung bulan suci Ramadhan 2026, SMPN 1 Dlanggu kembali menggelar kegiatan rutin tahunan yakni pengumpulan dan pendistribusian Zakat Fitrah. Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban agama, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi seluruh siswa untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.

Sinergi Siswa dan Guru Proses pengumpulan zakat dilakukan di lingkungan sekolah dengan koordinasi antara panitia dari Bapak/Ibu Guru serta pengurus OSIS. Sejak pagi, para siswa antusias mendatangi posko zakat untuk menunaikan kewajibannya. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya mengajarkan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik nyata berbagi kebahagiaan.

Sasaran Penyaluran Zakat

Setelah terkumpul dan dilakukan pendataan yang akurat, zakat fitrah tersebut langsung didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima (Mustahik). Penyaluran tahun ini difokuskan kepada dua sasaran utama:

  1. Internal Sekolah: Siswa-siswi SMPN 1 Dlanggu yang membutuhkan, guna meringankan beban keluarga dalam menyambut hari raya.
  2. Masyarakat Sekitar: Warga di lingkungan sekitar sekolah yang masuk dalam kategori penerima zakat, sebagai bentuk kepedulian sosial SMPN 1 Dlanggu terhadap lingkungan tetangga.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara warga sekolah dengan masyarakat sekitar. Selain itu, kami ingin para siswa terbiasa memiliki jiwa sosial yang tinggi,” ujar perwakilan panitia zakat SMPN 1 Dlanggu.